The Day of Birth of Pancasila

Hasil gambar untuk pancasila

Sebuah Indonesia yang bersikap layaknya orang-orang bertuhan, yang bersikap adil tanpa deskriminasi, yang beradab saling menghormati dan manusiawi. Dimana kita sadar walaupun warna kulit, agama, pilihan politik, dan cara hidup berbeda, kita tetap satu keluarga yaitu Indonesia. Dimana kita memiliki kebijaksanaan dan penguasaan diri dalam berkumpul, berdiskusi, dan berunjuk rasa. Dimana keadilan sosial bukan hanya bagi para mayoritas atau yang berteriak paling kencang, tetapi bagi seluruh rakyat Indonesia.
Aku memimpikan sebuah Indonesia dimana Pancasila bukan sekedar pajangan dinding, atau tugas hafalan sekolah, atau hanya sekedar ucapan bersama dikala upacara dan hari-hari penting. Dimana Pancasila itu diserapi dan dihidupi oleh kita semua. Supaya walaupun kita berbeda dan bebas berpendapat, kita tetap adil, beradab, penuh kebijaksanaan, dan persatuan.
Hari ini aku merenungkan 5 kalimat yang sudah aku hafal sejak SD. Bagaimana kalimat-kalimat ini diaplikasikan dijaman sekarang ? di kehidupan pribadi ? apakah aku sudah mencoba menghidupi setidaknya satu ?
Aku diumurku yang sudah beranjak dewasa ini (21) baru sadar tentang nilai nilai kemanusiaan dan kepedulian. 21 tahun aku hidup belum sepenuhnya mengaplikasikan isi dari pancasila. Aku masih buang sampah sembarangan, tidak punya adab terhadap manusia, makhluk hidup lainnya, dan lingkungan, aku menolong sesama masih menggunakan kata "TAPI". Sangat sedih dan sangat disayangkan ternyata aku sejahat itu pada negara sendiri. Sekarang aku ingin belajar dan memulai untuk tidak jahat pada negara sendiri, semua niat baik ini berawal dari diri sendiri, dalam mengaplikasikannya tentu tidak selalu mulus, pasti selalu ada kata khilaf, atau ketidak sengajaan yg dilakukan, maka dari itu niat untuk jadi lebih baik untuk diri sendiri dan negara ini dibutuhkan peran pembantu, pendukung. Siapakah itu? "KITA" rakyat indonesia. sebagai sesama warga indonesia kita harus saling mengingatkan tentang kebaikan dalam segala hal untuk diri kita dan untuk negara kita. Misalnya, Jika ada yang  buang sampah sembarangan "TEGUR" tentu dengan cara baik-baik. Aku sangat senang jika ada yang menegurku bahwa apa yg kulakukan salah, ya walaupun kadang suka ga terima, tapi setelahnya dibuat mikir jika apa yg ditegur itu benar dan buat diri ini sadar.
Aku sebagai generasi milenial selalu berharap untuk generasi selanjutnya menjadi lebih baik dan lebih peduli pada negaranya. Dan aku sudah niat banget jika nanti punya keturunan yang diajarkan pertama kali pada anak anakku yaitu tentang nilai nilai kemanusiaan, kehidupan, dan kepedulian. Bukan hanya soal hitungan dan huruf abjad dari A-Z. karena cerdas pelajaran belum tentu cerdas dalam berkehidupan. Berharap gapapa ya kan 😃
so guys jangan lupa buat ngajarin nilai nilai itu ya buat keturunan kalian nanti, karena guru pertama dalam hidup kan orang tua.


SELAMAT HARI LAHIR PANCASILA, NEGARA TERCINTA ;)

Komentar